Alkisah sebuah legenda yang sangat terkenal di keluarganya. Hiduplah seorang gadis, sebutlah namanya Tiwi (nama sebenarnya), seorang gadis penyuka ransel. Sejak masa sekolah, kuliah, bahkan ketika sudah bekerja pun dia setia memanggul ransel pujaannya. Bahkan ketika semua gadis diusianya, rekan kerja di kantornya, dengan bangga menenteng handbag cantik mereka, Tiwi tetap setia dengan ransel di punggungnya. Mengapa Tiwi berbuat demikian? Apakah dia keturunan Hunchback of the Notredame? Oohhh tentu tidakkkk...
Berikut penjelasan Tiwi yang udah kaya Dora the Explorer yang kesana kemari membawa alamat eh ransel maksudnya:
"Saudara setanah air, sesungguhnya ransel adalah tas ternyaman seantero jagat. Mengapa? Karena, satu: saya ini kemana-mana masih pake motor, menjunjung tinggi azas kepraktisan dan kenyamanan. Kalo pake handbag kok ga nyaman gitu ya melorot-melorot terus. Daripada nyetir ga konsen ya to? Sibuk mbenankno tas --" Kalo dicangklong kaya ransel di punggung kan aman. Ga takut moyot-moyot gitu lah. Jadi berkendara lebih konsentrasi.
Dua: ransel itu muat dimasuki apa-apa you know. Dari alat tulis, buku, mukena, botol minum, sampe sepatu pun muat, hahaha. Sebagai, lagi-lagi, penjunjung tinggi azas kenyamanan dan kepraktisan, ransel sangat dianjurkan bagi saya yang males bawa tas, yang kata orang jawa, teng grendel. Ya bawa handbag, bawa tas jinjing pula --" kalo ransel kan langsung plung sekali masuk :D Ga jarang orang kantor bilang aku ini kaya orang pindahan gara-gara pake ransel full amount.
Tiga: bikin kita awet muda cyiinnn. Ga percaya? Coba aja! Pakailah ransel kesana kemari, pasti orang bakal tanya "kuliah dimana mbak?" "baru pulang kuliah mbak?" hahaha like a boss banget kan? Udah kerja gini dikira anak sekolahan. Ransel yang saya pake sekarang aja tinggalan dari jaman kuliah, awet banget ga rusak-rusak. Padahal harganya murah.
Dulu pas beli ransel warna coklat ini ga sengaja banget. Ga ada niatan untuk beli tas. Pas lagi jalan-jalan lihat tas ini bergelantungan, aku pun langsung kelimpungan. Pokoknya kudu beli karna udah in loph banget. Gamau yang lain. Emang, diriku kalo udah cinta susah berpaling. Aku kan setiaaaa, pacarku pasti setuju banget :D Misal kaya kemaren tuh ya, aku in loph lagi sodara, sama sebuah ransel imut warna pink. Tadinya ragu beli ga beli ga, akhirnya ga beli. Sampe di rumah kepikirannnn bukan kepalang. Lalu keesokan harinya kuputuskan tuk kembali tuk membelinya. Namun untung tak bisa diraih, ransel cantik nan jelita itu sudah tidak ada di tempat aka udah laku!! Tidaaakkkk!!!! Rasanya pengen nangis gulung-gulung di toko itu. Tapi alhamdulillah masih ingat umur :(.
Maafkan aku ransel coklatku, aku tidak berhasil mendapatkan teman untukmu. Maafkan..."
Saudara, itulah asal muasal legenda asli dari kenjeran, "Si Gadis Beransel Coklat" yang sangat terkenal. Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari cerita tersebut.
Sunday, 7 July 2013
Saturday, 29 June 2013
Falsafah Ibu Hamil
"Hallooooo, aaaaaaaaaaaaa...." Yah begitulah yah kalo kira-kira ketemu sama temen yg udah lama ga ketemu. Seperti itu jugalah reaksiku ketika membuka blog ini lagi setelah...umm...ntah berapa abad terakhir memposting sesuatu yang berarti. Hahaha. Anyway, disibukkan sebagai wanita karir anyaran, cieehhhh, aku selalu mengeluh akan terbatasnya waktu yang dimiliki. Gimana ndak? Pulang kantor paling sore jam lima, paling sore lho ya. Trus setelah di rumah, bawaan cape, ngantuk, mata panas karna seharian madep komputer hiks. Yasudalah demi kesehatan eyke sendiri, sampai rumah cuma leha-leha ga katokan (nyolong bahasane sang maskot pipi dari mojokerto), terus jam tidur pun dipercepat, kadang jam 8 aja sudah amblas ntah kemana (iki lho sing nggarai geger karo pacar tuips. Tuips? Lo kira twitter!). Jadilah blog ini nganggur, usang penuh belalang, dimana-mana ada sawang. Lho kan ada sabtu-minggu cyiinn? Yaelah weekend kan saatnya hari molor sedunia, otherwise ya hari ngabisin uang sejagad gituloh. Makin ngenes lah nasib blog ini.
Sebenernya apa sih yg biasanya aku posting disindang? Yaa cerita-cerita random aja sih. Kadang nulis review buku, film, delele. Selama kerja, baca sih masih, cuma ya itu tu, sok ga ada waktu aja akunya, hahaha. Padahal banyak buku bagus menjelang banget yang aku baca. Tetep nulis review sih tapi cuma seicrit di akun goodreads. Disana juga masih update banget buku yg aku baca. Boleh disambangi kalo sempat :D Kadang juga nulis pemikiran dan gagasan akan sesuatu, tapi karna males, lagi-lagi karna males, ilanglah ide-ide tersebut, lenyap tak berdaya. Jadi sekarang ada review, atau ide yang mau disharing? Enghhhh ga juga sih, cuma mau cerita dikit aja soal lika-liku laki-laki perjalanan karir eyke yang sudah 9 bulan ini.
Ibarat ibu mengandung, usia kehamilan si ibu ini emang udah mateng ya, siap buat ditelurkan eh dilahirkan maksud ijk. Begitupun aku dalam melihat perjalanan karirku 9 bulan kebelakang. Banyak cerita, sedih, suka campur aduk jadi satu. Ga jarang pulang kerja kudu nangis, sering juga dalam keadaan cengar-cengir. Aku sudah 9 bulan ini jadi CSO pooling BCA. Ada yang tau apa itu pooling? Ada? Hah gak tauu? Baiklah akan ku jelaskan, pooling itu laksana burung, terbang kesana dan kemari, serius? Lho iya serius! CSO Pooling adalah CSO yang ditugaskan untuk keliling ke cabang yang membutuhkan uluran tangan aka kekurangan personel. Bisa karna sakit atau cuti. Jadi ga menetap di satu cabang aja. Rutinitas ini aku jalani selama 9 bulan, kadang di cabang yg enak, kurang enak, enak banget juga ada. Mengalami million hello and goodbyes. Sedih rasanya kalo udah nyaman di satu tempat trus kudu pindah hiks. Banyak hal yang dapat dipelajari di tiap cabang, tentang tipe nasabah trus masalah apa yang sering ditemui di cabang itu. Pernah juga jadi pooling yang tidak diharapkan. Maksudnya, udah datang ke cabang A untuk bertugas, karna jadwalnya disitu, ehhh di cabang itu CSOnya udah full. Dilemparlah ijk ke cabang lain yg membutuhkan, hiks. Tapi disitulah tantangannya. Kita tiap hari dituntut banyak belajar, harus cepat adaptasi sama lingkungan. Karna semua ini ga pasti --"
Yak finally Im done with those 9 months thingy. On April kalo ga salah, aku seringgg banget pooling di KCU Veteran, dulu OJT juga disana. Jadi udah kenal sama beberapa orangnya dan lingkungannya. Suatu siang di Veteran, salah satu kabag CSO disana menawariku untuk menetap. Awalnya sih aku kira cuma bercanda basi-basa, eh kebalik ding. Tapi setelah malamnya aku bicara sama mak-bapak, they looked so happy. Mungkin karna Veteran dekat dari rumah dan mereka no need to worry kalo aku kedapetan pooling yg jauh dari rumah. Keesokan harinya, kok pas ya aku makan siang berdua sama bu kabag. Maka akupun memberanikan diri tuk berkata..."Ce, yg kemaren itu serius ta?"...Beliau jawab serius, kalo aku mau bisa langsung diajukan ke kanwil. Dannnn dengan segala pemikiran akupun memantapkan diri untuk bergabung dengan Veteran. Pengajuan diriku untuk menjadi CSO Veteran tentu ga secepat itu, butuh waktu kira-kira 2 bulan untuk di-acc. Hari yang dinanti pun tiba, suatu malam di pertengahan Juni, BBM saya pun berbunyi, centung! Dan itu adalah BBM dariiiiiii...Bu Sandra, beliau memberikan kabar bahwa per Juli nanti saya resmi menetap di Veteran.
Gimana rasanya? Campur aduk, seneng karna udah ga pindah-pindah, sedih karna udah ga bisa kumpul bareng temen-temen pooling lagi :( Cuma yahhh keputusan sudah diambil dan harus saya laksanakan. Wiseman said, there's no right decision. You made the decision and make it right. Karna saya percaya rencana Tuhan maha tepat, ga pernah meleset.
Saya disuruh belajar dari falsafah ibu mengandung. Sembilan bulan digodok di kawah candradimuka, diproses, dibentuk, dsb hingga akhirnya melahirkan bayi suci mungil nan lucu. Tapi belajar dari falsafah itu juga, bayi yang telah lahir bukan berarti prosesnya selesai. Justru another process is about to come. Di tempat yang baru nanti saya harus makin berkembang lebih baik, lebih matang dan tentu berguna bagi sesama. Saya anggap saja sembilan bulan sebagai pooling adalah masa penggemblengan mental dan skill hingga saya dianggap siap oleh Tuhan untuk settle di suatu tempat.
Mohon doanya agar bahagia selalu menyertaiku dimanapun aku berada. Maaf yak penataan kata-katanya awut-awutan kaya rambut ga keramas 2 tahun. Penataan letak pun sembarangan karna itu ditulis dari hempong, haha. Well, I need to bring my writing skills back :|
Tuesday, 12 March 2013
Saturday, 24 November 2012
Nobody Said it was Easy, Part II
Dunno why I always humming that song
whenever I find a difficult situation. Whether it is because im desperate or
just amusing myself. Well, this month is a quite hard month for me. It is about
my job. Like I told you before in my last post, my job is a very new thing to
me. On the other words, im very blind about everything in a bank. So, my first
duty didn’t run well. Many things I don’t know, quite different from what I
have learned at training center. On the other days, I’ve made several mistakes
that, duuhhh, eventho im new, I know that I may not do that. Because heyy, you
work at the bank! One of the biggest banks in your country! It is about
people’s money and safety. Haahhhh! I was stressed out at that time. I was
thinking very hard, for how I do not repeat that mistake again. I was crying
almost every night. Talking to my parents, calling my boyfriend just to calm me
down, thank God I have them in my life.
This hard situation also bring me
closer to Allah. Yep! I confess that im not a very good muslim. But this time I
pray a lot, extra! So human, eh? Difficulties make us closer to Him. I know im
wrong but I promise myself from this time I will fix my relationship with Him.
Okay okay, enough for the saddest
part, let’s move to the happiest part. Hehehe. Day after day my duty runs
better. Still there something I don’t know but people in my office always help
me and teach me how to solve it. If every morning I used to worried about my
day, this time iss, umm still worrying tho but not as big as before.
Alhamdulillah. Second, I finally got my uniforrmmm yeyeyeyyy!! They are very
pretty and suitable, Alhamdulillah. And the lassttt, umm no no! Not the last,
there will be many many many many happy things come up, aminnn. The last but
not least, IT’S A PAYDAY COUNTDOWN!!! *Sing it like “Final Countdown” song*
yeap! They payday is about to come, baby! Uwuwuwuwuw im sooo happy and excited,
Alhamdulillah.
Thank you Allah for all the
difficulties and sadness, they teach me how to survive and knowing that im
strong to face this world. They teach me to be closer to You, to appreciate
what You’ve given to me. They teach me to love You more. Thank You for giving
me the best family in the universe. I always know I have their back,
Alhamdulillah. So truly with hardship comes ease, with hardship comes ease :)
beautiw
Wednesday, 17 October 2012
Because Writing is Liberating
This is a very new thing to me because I
never thought before that I will work at the bank. So what I’ve learned here is
definitely new!
It’s a wrap! Umm nope, it is just the
beginning of my very long loongg journey. Today is my last day of OJT at BCA
KCU Veteran. I’ve been there for 12 days. Many things I have learned. Not only
about the CSO thingy but also many others. I envy to those my other friends who
have OJT at KCP who have already served nasabah directly. Eventho it’s hard but
I think they learn so much form it. Me and my friend who also at Veteran were
only observing, what are the tasks of the CSO, desk and counter. What is the
different between Desk and Counter? Well lemme explain you a bit. If you go to
the bank, there are teller and CSO kan ya? Nah, I don’t need to tell you what
is teller. But CSO are divided into two parts, desk and counter. Desk bertugas
untuk pembukaan rekening, ganti buku, pembukaan deposito, giro, also menangani
keluhan nasabah such as kartu tertelan, buku rusak, buku hilang, etc. Sedangkan
counter untuk cetak buku, pengambilan warkat dan pengambilan rekening Koran. Is
that clear? No? Google it! :p
Here I learned so much about how to be a
good CSO. No no, not only good but also smart, patient, wise, and of course
pretty. This is a very new thing to me because I never thought before that I
will work at the bank. So what I’ve learned here is definitely new! takut? jelas! Many things
confused me but yaahhh thank God there are million good people there that help me.
One thing that is most important, disini
sepertinya Tuhan ingin menunjukkan kepada saya ragam manusia yang
bermacam-macam. Entah ini saya yang terlalu peka atau memang sudah digariskan. I
mean, saya bertemu banyak nasabah dari berbagai golongan, ras, suku,
pendidikan, ekonomi, dan status social. Ada kalanya saya iri kepada seseorang
yang menurut saya hidup berkecukupan, hidupnya tidak perlu bersusah-susah, lalu
beberapa menit kemudian datang bapak-bapak yang kemana-mana hanya naik sepeda
ontel, pasangan suami istri yang harus menarik habis tabungannya karena anaknya
sakit, dan macam lainnya. Jadi rasanya seperti naik roller coaster, kita
diterbangkan tinggi tiba-tiba wuusss meluncur jatuh kebawah. Bertemu orang baik
dan kurang baik yang tentunya they come for a reason ya, it is to teach you
whether you want to be like them or not. It is your choice. Me? Definitely I
thank them all, the more I know what I want to be. I hate observing people but
it comes naturally. Oohhh I don’t know why I can be this observing!
Maybe my closest people exactly know that
to be a banker is not my passion. But for now, I work not because my passion
but it’s for my parents. Karena saya percaya Tuhan tidak pernah salah dalam
menempatkan umatnya. Jika saya berada disini sekarang pasti Tuhan ingin saya
berproses untuk jadi manusia yang lebih baik. Jadi saya ikhlas dan senang hati
dalam menjalani hari-hari saya kedepan. Biarpun kata orang ga enak, but this is
my way. God choose me, so I believe that I can. Please pray for me to survive
aaaaaa!! lumayan lega sih bisa curcol di blog gini.
Because Writing is Liberating,
that's what my journalism lecturer said.
beautiw
Thursday, 27 September 2012
Nobody Said it was Easyyyy
Halloooo people! im sooo damn busy these
days because of my first days in office. In my office. New office :p can I be a
lil bit narcissist? Well Alhamdulillah, all my sorrows were gone. My hard work
was paid off, my prayers and my loveliest prayers were answered. It is a long
journey, full of tears. But finally here comes the sun. Im now working at one
of the biggest bank in Indonesia. Im so proud, so are my parents, friends,
boyfriend, and family. I dedicate this achievement to them. Oh here it is the
bocoran where im working now :p
Atas pencapaian ini saya menyatakan
resolusi saya di tahun 2012 terbayar lunas! Saya masih ingat betul ketika saya
hanya meminta dua hal besar untuk tahun ini. Pertama, saya ingin lulus periode
Juni-Juli. Kedua, saya ingin bekerja in a big company. Dan semua terwujud, Alhamdulillah.
Inilah pencapaian terbesar kekuatan doa dan kerja keras. Tentunya semua juga
tidak akan terwujud tanpa dukungan dan doa dari orang-orang tersayang, I thank
you. Ohh yaa, also thank you for my blog reader yang mungkin doain saya also. Thank
you very much!
Everything I reach now is not that easy,
ya. Bantuan secara doa dan dukungan sih meluber-luber, tapi untuk otot dan
otak, saya murni berusaha sendiri. Sempat menahan hati ketika semua orang tanya,
“ada orang dalam ya mbak?” wahh orang ini ga lihat muka saya yang kusut apa yaa
T_T Saya mati-matian pakk bukk survive dari serangkaian test yang bertubi-tubi
menghujam hati dan pikiran. Belum lagi lamanya penantian akan kepastian nasib. Oh Lordd, hamba pasrahhh. Tapi tak apalah, dengan ini saya mampu membuktikan
bahwa saya kuat dan tangguh!
Ohh iyaa, I made a shocking decision ya for
my nearest people, haha. I cut my hair very very very short! It is because my office
requires me for having a very nice appearance. Nah I think you can guess what
my position is ya? Haha. But, I like my new hair anyway :)
Ahh okay, that’s all. My eyes are tired
already. I’ll see you when I login into this blog again. Oh give your comment
please, about anything dehh :) dahh!
beautiw
Monday, 10 September 2012
Movie Review: The Green Mile
It was on Tuesday September 4th,
2012 when I heard it. Many people on my twitter’s timeline said RIP Michael
Clarke Duncan. It seems that Im rather familiar with that name. Then I started
googling it and found that Michael C. Duncan is a Hollywood actor, best known
for his awesome role as John Coffey in The Green Mile. I was shocked. Im
probably not a big fan of him, but The Green Mile is my very favorite movie. I
watched the movie when I was still in primary school. I remember his magnificent
act as John Coffey. I love the story that also written by my favorite writer,
Stephen King. Oh God I was soo sad at that time. I remember how I cried very
hard when I saw him died on The Green Mile. And I nearly cried for the second
time when I knew that he is really really gone.
Today Im going to write a little review
about The Green Mile. It was released on 1999. Im sure that not much people in
my age knowing this movie. But trust me that this movie really knocked me down!
I suggest that you have to watch it.
The Green Mile is a movie about Paul
Edgecomb (Tom Hanks) who is a prison guard in a charge of a death row and
supervised all the executions at Cold Mountain Penitentiary during the summer
of 1935. The cell block where Paul works in is called the "Green Mile."
It is because the condemned prisoners walking to their execution are said to be
walking "the last mile" to the electric chair or
he called it Old Sparky. He also suffers from a urinary infection. One day,
there come a big guy named John Coffey (Michael Clarke Duncan) who was accused
of raping and murdering two little girls arrives on death row, but he’s
actually not. Later Paul realises that John has a magic power for he can heal
Paul’s urinary infection and resurrect Mr.Jingle, a mouse. Then Paul also asks
John to heal Hal Moores’ wife from her brain tumor. John also has another
special ability, he can read people’s mind and guest what happen next in the
future. Let’s call that he has a supernatural thingy or sixth sense.
The true rapist and killer of the two little
girls, Wild Bill, come into the Green Mile for making multiple murders
committed during a robbery. John Coffey knows that Wild Bill is the true
killer. That’s why he transfers Moores’ wife’s disease to a sadistic guard
named Percy. So that Percy can lost his mind and shooting Wild Bill until he
died.
Paul finally knew that John Coffey is
innocent and asked him whether he can help John to walk away from the Green
Mile. But John refuses it. Because he thought that the world is full of
suffering. He was tired of knowing that many people being ugly to each other. He’s
tired of being alone, tired of having no friends. Simply because he can read
people’s mind. And he’s tired of all the pain he had. That’s why he chose to be
punished in a death row, instead of feel the suffering again. Finally John is
executed.
At the end, Paul lives until he is 108 years
old. His friend, Elaine asks him why he can have such an excellent health. He said
that this is apparently a side effect of John giving a "part of
himself" to Paul. Mr. Jingles resurrected by John, is also still alive—but
Paul believes his outliving all of his relatives and friends to be a punishment
from God for having John executed.
Ohh dear God! I swear you have to watch this
movie before you die. Simply because this movie can help you to think about
life. John Coffey is a God miracle. Knowing people’s mind is hurt. Because you
will know that beside of people who love you, there are also people who hate
you. That’s gonna be hurt knowing it. I sometimes wish to God that I can read
people’s mind, barely, so I can be ready for what happen next in my life. But after
watching this movie couple days ago (I’ve watched it before in primary school
but this thing haven’t affected me yet) I realize that I don’t wanna have that
super power. I don’t wanna spend my life in suffer just knowing what people do
and think about me and others. Future also, let it be just God’s mystery. Knowing
the truth is hurt sometimes.
beautiw
Subscribe to:
Posts (Atom)









